Ceritanya kesepet :D

June 26th, 2006 by blumenophi
Career View
Naturejobs
Published online: 10 May 2006;  | doi:10.1038/nj7090-252b

What makes a good PhD student?

Some tips for PhD students.

Georgia Chenevix-Trench

Doing
a PhD should be fun and rewarding, because you can spend all your
working time discovering things and pursuing ideas — and getting paid
for it, without any administrative responsibilities. Those who stick
with a career in science do so because, despite the relatively poor
pay, long hours and lack of security, it is all we want to do.

Unfortunately
most new PhD students are ill-prepared, and as a consequence very few
will fulfil their aspirations to be independent scientists. The main
reasons for this are the ‘grade creep’ inherent at most universities,
making it difficult to identify the really talented first-class
graduates from the rest, and the pressure on universities to graduate
as many PhD students as possible. The consequence is that we enrol far
too many of them without telling them clearly what doing a doctorate
should entail. We therefore set ourselves, and the students, on a path
of frustration and disappointment.

So what should we be telling prospective PhD students?

  • Choose a supervisor whose work you admire and who is well supported by grants and departmental infrastructure.
  • Take responsibility for your project.
  • Work
    hard — long days all week and part of most weekends. If research is
    your passion this should be easy, and if it isn’t, you are probably in
    the wrong field. Note who goes home with a full briefcase to work on at
    the end of the day. This is a cause of success, not a consequence.
  • Take some weekends off, and decent holidays, so you don’t burn out.
  • Read
    the literature in your immediate area, both current and past, and
    around it. You can’t possibly make an original contribution to the
    literature unless you know what is already there.
  • Plan your days and weeks carefully to dovetail experiments so that you have a minimum amount of downtime.
  • Keep a good lab book and write it up every day.
  • Be
    creative. Think about what you are doing and why, and look for better
    ways to go. Don’t see your PhD as just a road map laid out by your
    supervisor.
  • Develop good writing skills: they will make your scientific career immeasurably easier.
  • To
    be successful you must be at least four of the following: smart,
    motivated, creative, hard-working, skilful and lucky. You can’t depend
    on luck, so you had better focus on the others!

Georgia
Chenevix-Trench is principal research fellow at the Queensland
Institute of Medical Research, Royal Brisbane Hospital, Herston,
Australia.

Article brought to you by: Nature Jobs

Tiket menuju kebahagiaan

February 12th, 2006 by blumenophi

Mengapa banyak di antara kita merasa tidak bahagia?
Penyebabnya, kita lebih banyak tahu tentang: ”apa yang harus kita
lakukan untuk menjadi orang yang berbahagia” daripada tahu tentang:
”mengapa kita tidak bahagia”.

Perasaan tidak bahagia sebenarnya adalah penyakit. Hal itu adalah
bentuk dari upaya meracuni diri sendiri. Mari kita rawat penyakit itu
dengan cara yang terjangkau. Kita cermati gejala penyakit tersebut dan
kita hancurkan gejala itu.

Di bawah ini terdaftar hal-hal yang biasanya merupakan gejala yang
meracuni kebahagiaan kita beserta antibodi yang dapat menghancurkan
gejala penyakit ketidakbahagiaan kita.

Racun pertama: Menghindar

Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal
dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapat
kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.

Antibodinya: Realitas.

Cara: Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam
menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang
selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber
frustrasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas
dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan
dengan keras.

Racun kedua: Ketakutan

Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa
disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkawinan, kesulitan seksual.

Antibodinya: Keberanian.

Cara: Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah
99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian
adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan
carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Keberanian
merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari
ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.

Racun ketiga: Egoistis

Nyinyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.

Antibodinya: Bersikap sosial.

Cara: Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan diperoleh
apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui orang yang
tidak mengharapkan apa pun dari orang lain adalah orang yang tidak
pernah merasa dikecewakan.

Racun keempat: Stagnasi

Gejalanya berhenti di satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.

Antibodinya: Ambisi.

Cara: Teruslah bertumbuh, artinya kita terus berambisi di masa depan
kita. Kita akan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi
kita tersebut.

Racun kelima: Rasa rendah diri

Gejala: Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.

Antibodi: Keyakinan diri.

Cara: Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang yakin
dirinya akan kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya
kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih. Jadi,
sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.

Racun keenam: Narsistik

Gejala: Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.

Antibodi: Rendah hati.

Cara: Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena
tanpa kehadiran teman, kita tidak akan berbahagia. Hindari sikap ” sok
tahu”. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar
orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.

Racun ketujuh: Mengasihani diri

Gejala: Kebiasaan menarik perhatian, suasana hati yang dominan,
murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.

Antibodi: Sublimasi.

Cara: Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri
sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimental
dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain.

Racun kedelapan: Sikap bermalas-malasan

Gejala: Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.

Antibodi: Kerja.

Cara: Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang
sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari
kecenderungan untuk membuat keberadaan kita menjadi tidak berarti dan
mengeluh tanpa henti.

Racun kesembilan: Sikap tidak toleran

Gejala: Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.

Antibodi: Kontrol diri.

Cara: Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati
mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa
dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.

Racun kesepuluh: Kebencian

Gejala: Keinginan balas dendam, kejam, bengis.

Antibodi: Cinta kasih.

Cara: Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan.
Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari
rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga
membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang
dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan
kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.

Simpanlah paket tiket untuk melawan perasaan tidak bahagia dan
mengaculah pada paket tiket ini saat kita sedang mengalami rasa depresi
dan tidak bahagia. Gunakan sebagai sarana pertolongan pertama saat kita
sedang berada dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindar dari
ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang.***

Catatan : Bagus!! (gaya pak tino sidin :D) untuk direnungkan dan diamalkan
Sumber :  Kompas 12.02.2006, www.kompas.com
Penulis : Sawitri Supardi Sadarjoen, psikolog

Berita Terbaru…

July 6th, 2005 by blumenophi

Movinglady2Belum2..tanding bola mah nanti jumat (hihi GR gini asa ditungguin)…ceritanya nanti dilanjutkan ke………..

http://blumenophi.blogspot.com/

….yah betul saya pindahan saudara-saudara….alamatnya ganti yah….selamat berkunjung….

pic from www.relocationcentral.com/ nopanic.html

Demam Piala Dunia…

July 4th, 2005 by blumenophi

Goal201_1 Piala Dunia 2006 di Jerman, semua orang juga tau, ada piala professor pertandingan sepakbola selain tim laki-laki, dan juga perempuan di Farmasi, nah itu baru saya tau..

Silke rekan saya mengirimkan email ke seluruh mahasiswi research dari 3 bulan lalu, diharapkan semua berpartisipasi, just for fun, cuma main2, rame2, sebentar kok dan sejuta bujuk rayu lainnya. Saya sebagai mahasiswa fraksi utusan daerah Republik Indonesia yang terkenal dengan permainan bulu tangkisnya tentunya boleh dong ikutan (teu nyambung nya?)

Akhirnya setelah 3 bulan sibuk menyamakan jadwal latian, hari ini kita pun latian…mengingat pertandingan yang masih lama  tinggal Jumat 8 Juli ini, busethhhhh 4 hari lagi…PD ga seeehhhh……

Pukul 19.00 kita berkumpul dan mulai berlari-lari kecil, tendang sana tendang sini, dan akhirnya mulailah permainan dengan penentuan posisi pemain. Saya sudah mengincar posisi tengah kiri atau kanan, jadi kan ngga keliatan gitu…lari aja bolak balik…And tahukah anda… sang Kapten dan co Kapten, Silke dan Kerstin - nama yang kedua cukup dikenal oleh beberapa mahasiswa Farmasi yang ikut Pertemuan Mhs Farmasi sedunia di Kanada lalu dan sekarang menjadi presiden untuk penyelenggaraan di Bonn Agustus mendatang…Hi Girls (Doti dan Mela-wakil Farmasi ITB)…jangan lupa bawain indomi rasa mi kocok yah…:)…eh kenapa jadi kemana2 inih…

Oke kembali lagi…dan mereka dengan manisnya kejamnya memilih temanmuh ini ya saya… saya si Blumenophi…Sophi Damayanti….yang manis dan lembut kuatiran dan ketergantungan MB akut…ini…menjadi PENJAGA GAWANG …..sejuta topan badai…..waduh mbak mbak…ngga ada posisi lain yang lebih aman ya?….katanya sih setelah melihat saya…(mudah2an karena saya refleksnya bagus bukan karena saya keliatan malas lari) mereka setuju saya jadi penjaga gawang!!!!! Apalagi ditambah info dari Stefan (yang merupakan sahabatnya Kerstin) bahwa saya inginnya jadi penjaga gawang…plissss deh….becanda gituhhh….ember juga nih anak…

250pxsoccer_goalkeeper Singkat cerita, mulailah saya bermain sebagai penjaga gawang dan hasilnya? Kebobolan 4 x…Alamakzammm….dan mereka bilang Sophi sehr gut!!!! (ihh masa gitu dibilang sehr gut sih..yang bener aja..)..Bisa2 kata mereka meyakinkan td kan ada beberapa yang bisa diblok katanya…sibuk membesarkan hati saya…

Ah ya..dan yang lebih menyenangkan menakutkan lagi, lawan kami adalah mahasiswi angkatan bawah alias mahasiswi tingkat sarjana…halllooooooo…………….secara umur mereka dengan kita beda sekitar hanya 2 tahun minimal 5 tahun itu…hmmm darah masih muda pastinya kenceng2 dah…mati sayaaaa…..huhuhuhu

Tinggallah saya sekarang sibuk buka2 google cari tips2 menjadi penjaga gawang yang baik…salah satunya adalah menyimpan satu butir telur di pinggir gawang…agar lawan tak bisa menggolkan…yeeee syirik gitu sihh……dan saya sudah mencarter MB besok pagi latian penalti di lapangan belakang kost2an sebelum ke kampus….Doakan saya yah..teman2…kalau sampai minggu depan tidak ada posting berarti saya sedang disandera karena menyebabkan tim saya kalah…akibat gawang yang saya jaga kebobolan…hiks…

BTW…. ada yang tau nomor telephon Oliver Kahn? Atau Kurnia Sandy gitu ?

Pic from http://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_bola dan http://www.booksaboutyou.co.uk/large_images/Goal%201.jpeg

Susahnya Mencari Atap…

July 3rd, 2005 by blumenophi

View_depan Mencari apartemen disini sangat2 susah apalagi buat suami istri…inginnya di asrama kampus…eh ternyata mahasiswa doktoran tidak boleh!! aturan paling menyebalkan….padahal pilihan banyak banget dan murah2…sediih…jadi kami harus nyari yang privat…caranya cari di internet koran dlsb..trus nelp…saya mencoba sms kalo ada HPnya alhamdulillah ga pernah dibales..hehe…emang harus nelp sih …maksudnya saya kan mau murah gitu…sedikit kisah lancar tergopoh2 kami..dalam mencari rumah

Yang pertama kami liat di iklan dekat kampus di Alfred,Bucherer strasse, pas survey…barengan sama MB juga dianter ma Heiko…ternyata sistemnya adalah yang punya appartemen tidak hanya janjian dengan kita tapi sama orang lain juga, jadi pas kita kesana ada sekitar 8 kompetitor alias saingan berdiri didepan gedung itu juga…kaya demontrasi..busethh…kami pun jadi ketar ketir…aduh..saingannya banyak amat….apalagi ditambah kata Heiko…biasanya dikumpulkan siapa yang mau terus diseleksi siapa yang dapat …aihhhh kaya pertandingan aja yah…..saking ramenya di depan gedung….sampai orang lain yang tinggal di gedung itu juga keluar nanyain ada apa…katanya…

kemudian datanglah si penyewa yang tyt diwakilin ma agent (mereka SELALU datang terlambat sekitar 10 - 15 menit dr yang dijanjikan, peraturan standarl supaya bukan dia yang nunggu)…terus disalamin semua, Guten Tag… dan akhirnya masuk ke gedung…nah yang pertama ini kan kecil 22 m2 (persyaratan di Jerman umumnya perorg 13-15m2)…jadi ke-7 kompetitor lain langsung aja pd keluar karena ngeliat kecil dan yang bodor dapur satu ruangan ama shower…hehe…bahaya banget yah…

sementara Heiko juga ngajak kabur dr situ…saya dan MB malah pikir2 asikk murah …260 € per bulan..wah bisa menghemat nih..dan deket banget ama kampus…padahal menurut Heiko itu mahal karena kecil, ga ada furniture dan gedungnya udah tua (dibangun 1910)…akhirnya kita masih ngobrol2 diluar……trus dia kembali ke kampus…aku dan MB msh didepan situ trus om Agent keluar…pas kita tanya..bener juga dia sendiri nanya ga kekecilan tuh…ya udah akhirnya pulang dan setelah nanya2…ternyata memang tidak boleh juga 22m2 berdua, karena kita harus perpanjang2 visa gt, takutnya ga boleh…jadi ga jadi deh..

kemudian ada lagi iklan kost2an masih deket juga cuma emang agak mahal (tapi jauh lebih murah dibanding gastehaus tentunya)…janjian jam 3 sore, karena saya dr kampus janjian ma MB ketemu di halte jam 3 kurang seperempat…heiko ga ikut karena dia lagi cuti, trus pas sampai di halte deket jalan itu…tampak MB sudah menunggu….maaf tidak selancar itu…MB tak adeu…kenapa tak ada…tanyakan pada rumput yang bergoyang…gawath….pas mau sms batere HP mati…(biasa di saat penting kalo ga pulsa abis, batere abis..nasib!)…sampe jam 3 kurang 5 ga ada juga padahal saya belum tau tempatnya (kalo MB sehari sebelumnya udah survei) cuma tau nama jalannya…gubraghhh….karena MB ga ada juga, udah aja lari2 nanya2 ama orang…ya ampyuun…akhirnya nyampe sana jam 3 lebih dikit…untung yang nyewa belum dateng…

disana udah ada 1 org kompetitor nunggu… jauh lebih tua muda dari saya, kenalan aja sambil nunggu tea…biasa sok akrab…namanya Helen…terus ngobrol2 ternyata dia liat juga yang di alfred itu…keketawaan deh kita ha ha ha…nah pas kita ngobrol2 Helen mulai bete gitu (secara dia orang Jerman tepat waktu, sementara ibu Ophi mah santei weee…) karena udah lewat 10 menit..tau2 ada bapak2 sekitar 50an keluar menyambut kita…

Bapak2 : Guten Tag (sambil salaman)..

Ophi dan Helen : Guten Tag…*sambil balas salaman, asik ramah euy yang punya*

B : kalau kesini ,bel saja saya nama MUFTI nanti saya keluar *sambil mengajak ke dalam gedung*

O dan H : oh iya iya…

B : terus ngajak ngobrol, (saya dengar memang salah satu cara mengenal calon penumpang penyewa adalah dengan mengajak ngobrol)

O & H : oh iya iya..kami student, mahasiswa baik2…rajin dan pandai menabung…* kami berdua menjawab sebisanya… jaim abis…lagi ditest nihh*

setelah beberapa lama…

H : *inisiatif* Oh Bapak yang udah lama ya punya gedung ini

B : Bukan saya tinggal disini..

O & H : *pecah berkeping2* …yeee…kenapa atuh  meuni menyambut dengan gegap gempita…

Kita pun segera keluar gedung lagi, nunggu di luar…hah gila aja nunggu di dalem gedung..ntar disangka ga sopan..masuk2 gedung orang…Akhirnya datanglah..bapak yang sebenarnya…ternyata yang punya, bukan agent…mobilna keren…aduh cita2 banget tuh punya gedung tinggi puluhan appartemen disewain…mantap! (ketinggian ya mimpinya?)….

Kamar Tempatnya strategis, dekat kampus, karena gedung baru, sekitar 80 % mahasiswa, ada 3 pilihan 22 m2 = 320 euro perbulan…26 m2 = 360 euro perbulan…terus 28 m2 = 370 euro…agak mahal memang karena berperabot…tempat tidur, meja, rak, kursi dan semua all in, dapur (lengkap dengan kompor listrik dan kulkas) kamar mandi di dlm, makanan pokok, kendaraan……..beli sendiri neng! setelah lihat2 trus ya sudah kata bapak itu nanti telp lagi saja…kalau berminat

tapi saya inget pesan org sini kalo ada tempat sreg langsung diambil kalo ngga bisa hilang cepet diambil org…kalo Helen pulang duluan, saya dengan semangatnya langsung pak..saya ambil ….(dalam hati mudah2an misua setujuh) bapaknya kaget gitu..hah kamu gak pikir2 dulu semalam..tidak! kata saya ..saya ingat harus secepatnya keluar dari guesthaus yang sangat nyaman mahal itu…520 perbulan! … pas mau pulang dia nanya..tinggal dimana sekarang kata saya Steinweg…oh 44 yah, international guesthouse? Enak dong..katanya…yeee…si bapak…….trus kata beliau hayuk ikut saya, saya mau ke no 39..itu gedung saya juga *kagum* ..ya sudah ikut deh lumayan… *pemalesan*

Bedanya disini dengan di RI…yang mengontrakkan yang berkuasa (baca : tidak bisa macam2 misalnya meninggalkan tagihan telp, rumah tak terurus…pengalaman buruk nyokap ) …..jadi harus bayar namanya jaminan…biasanya 2 sampe 3 x uang sewa per bulan …sedih juga sih, banyak soalnya dan alhamdulillah juga cuma 2 x dr uang sewa, karena kebanyakan student katanya gapapa kasian…hidup Herr Scholzen!

kalau yang lain bisa 3 kali …jadi sekitar hampir 1000 euro..jaminan doang…gilaaa… emang nanti dikembalikan kalau keluar setelah potong biaya pembersihan dll….tapi kan uang kita disimpan di sana…huhuhu…..sedihnya….waduhh malahan ada juga yang harus bayar agentnya…….sebenernya bisa pake jaminan bank tapi bapak ini ga mau rumit, secara dia angkatan 45 kayanya…dan Helen juga langsung pulang karena agak mikir gara2 ga boleh pake jaminan bank..padahal Helen baik banget..seneng juga kalo punya tetangga dia..

Proses selanjutnya kita diberi surat kontrak yang berhalaman layaknya perjanjian di notaris (bhs Jerman lagi)…ahh pokonya mah tanda tangan weh lah…..yang penting pokonya kalau mau keluar 3 bulan sebelumnyah harus lapor..kemudian kontrak dikirim balik, transfer dan tinggal ambil kunci

Kamar_dikecilin Sekarang sudah 3 bulan disini, alhamdulillah betah…walaupun ada insiden sepedah kemaren..saking sedihnya…tergoda untuk pindah lagi sekalian cari yang murah lagi ….yang 200an gt…(ga mungkin …)…tapi cape ah…Soalnya deket banget kampus…yang membuat saya sering ditelp…Sophi bs ke kampus, kunci saya ketinggalan…sophi minta tolong…saya perlu sesuatu di ruangan kamu, saya ga punya kunci….bisa kesini….*Sumuhun abdi teh kuncen….kampus nya….*….Dekat pusat mini market..malah kemaren liat papan Aldi mau dibangung euy…asik….markt yang paling murah….Mama Aiko, Mama Irsyad ama Mama Shf pasti suka Aldi juga deh nihh…selain itu…pemandangan (foto) dari kamar mandi juga menyenangkan, ranch dan perkebunan milik kami  tetangga belakang, lengkap dengan kudanya jadi  bisa mandi sambil dadah2 sama kuda..

Oiya cerita tadi belum berakhir….setelah sampai di guesthouse….terlalu senang karena sudah menemukan kost2an…sampai lupa tadi kan janjian ama MB…kemana ya?

ternyata MB masih diguesthouse! Dengan pakaian lengkap siap berangkat dia bertanya dengan nada takut disemprot…hehehe..

MB : kamu kok ngga jemput2 saya sihh..kan janjian di rumah…

O : haaarrrr ??? bukannya di halte …

MB : ngga, kan terakhir saya bilangnya disini…trus di sms juga ga nyambung..

O : *keluh* heuhhh udah nikah 4 taun lebih teh ….masih wae teu kompak..hehe ! gara2 Hp juga sih… abis batere…tak sempat heboh berdebat siapa yang benar…langsung cerita dengan gembiranya….bari takut dianggap memutuskan milih kost2an sendiri tanpa dirinya…..

Dua Inspirasi hari ini *from MB with love..:)

July 2nd, 2005 by blumenophi

Musibah adalah sesuatu yang tidak disenangi oleh jiwa. Padamnya lampu saat dibutuhkan penerangan adalah musibah.


Musibah-musibah yang dialami boleh jadi merupakan :

1) Ujian bagi keimanan dan kesabaran seseorang. Ini merupakan keniscayaan dalam hidup

2) Sebagai cara yang ditempuh guna pengampunan dosa

3) Sebagai pembalasan atas kesalahan
4) Sebagai obat atas penyakit yang diderita

Selanjutnya diisyaratkan bahwa musibah terjadi akibat memperturutkan nafsu atau kesalahan manusia.

Karena itu manusia diperintahkan untuk selalu belajar, dan Jadilah seorang cendekiawan, atau penuntut ilmu, atau pendengar ilmu yang baik, atau pencipta ilmu, dan jangan menjadi yang kelima (orang bodoh), karena jika demikian engkau akan celaka

Akhirnya perlu digarisbawahi bahwa ada musibah yang merupakan kebaikan bagi manusia.

Ketika musibah datang (sehubungan dengan sapedah tea) alasan yang mana yang paling tepat?..sebuah introspeksi diri…

*)Bagi rekan muslim yang ingin mendalami, bisa klik disini…

http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=5&id=114098&kat_id=105&kat_id1=147&kat_id2=184

**********************************************************************

Ketika Thomas Edison berusaha menemukan bola lampu, dia tidak mendapat dukungan dari teman-teman sesama ilmuwan. Malahan dia dianggap gila karena pikirannya dianggap tidak mungkin. Seorang wartawan muda mewawancarai Edison "Mr.Edison, bagaimana caranya anda bisa menemukan bola lampu padahal sudah gagal 5000 kali? Thomas Edison menjawab,"Anak muda, saya tidak gagal 5000 kali, saya menemukan 5000 cara yang tidak berhasil, sehingga saya tidak usah mengulanginya lagi".

Ketika semangat mulai turun,harus diingat bahkan orang terkenal pun harus berjuang dulu..apalagi kita…setuju? *menghibur diri…:)*

Makan murah ala Mensa

July 1st, 2005 by blumenophi

Img_0029_3

Harap kartu student ditunjukkan di kassa, papan hitam bertuliskan putih ini menyambut saya yang hari ini makan di Mensa. Mengingatkan siapapun yang datang untuk makan disini dengan harga mahasiswa tentunya harus benar-benar mahasiswa. Bila tidak punya mengakulah sebagai tamu, niscaya (ceileh bahasanya) akan diberi harga yang berbeda. Dulu2 biasanya tidak diperiksa, sekarang mulai digalakkan lagi tuh pemeriksaan…

Mensa terbagi 3 slot yaitu Menu vegetarisch , non vegetarisch dan Cafetaria

Img_0032_1 Menu non vegetarisch adalah menu yang paling laris…antrian mulai dr  lt dasar (kantin di lt.2) melingkar sampai luar. Mahasiswa membayar 2,25 Euro (27 rban-masih mahal juga yah? dibanding RI) dan untuk tamu harganya menjadi 4 euro (48 rb). Tetapi dengan apa yang kita boleh kita pilih, harga tersebut jadinya kerasa murah sekali, walau kalo dijadiin bakso mang2 di Bandung mah teuteup….bisa lebih dari 5 mangkok

Disini kita boleh mengambil makanan dengan aturan sebagai berikut  

Lauk Utama (pilih 1 piring) : Bisa berupa segala macam steak, ayam kecap, pizza dll

Img_0030_2 Karbohidrat (pilih 1 mangkok) : Aneka kentang (frenchfries, puree,kentang rebus, goreng) nasi, spageti, pasta. Sayur +saos (pilih 1 mangkok) : Salad, wortel rebus, buncis rebus, irisan tomat, irisan mentimun. Desert (pilih 1) : Joghurt, Aneka buah, Puding dan terakhir Minuman air putih bersoda.

Tersedia pula minuman ringan lainnya tapi harus menambah sekitar 0,60 euro.

Menu untuk vegetarian bisa diperoleh mahasiswa membayar 1,75 euro dan tamu 2 kalinya. Sayangnya disini hanya boleh memilih 2 tambahan (rugi euy!). Disini terdiri dari Lauk Utama : Macam2 menu vegetarisch jadi misalnya kentang jamur, mie asia dll, Karbohidrat, Sayur, Desert (pilih 2) dan Minuman air putih bersoda

Sementara di Cafetaria, kita bisa memilih macam2 sayuran dan buah, kemudian ditimbang..atau bisa juga kongkow2 minum kopi dan kue2…

Img_0037_1  Pertama datang ke mensa, 2 hari setelah datang! Jetlag bo….saya diajak oleh salah seorang mahasiswa Asia, jarak mensa ini sebenarnya cukup jauh dari kampus yaitu sekitar 1 kilometer, tapi dia mengajak jalan kaki..saya yang tidak tahu dimana itu mensa, ya manut saja ikut dengannya dan ternyata 2 tahun disini cukup mengubah dirinya untuk menjadi warga jerman yang terbiasa jalan kaki melebih kecepatan meteor…sedangkan saya yang baru datang…berjalan melebihi sedikit kecepatan siput..yang tampak adalah saya berkejar2an dengannya…dengan jalan terhuyung2….(diperbuas sedikit)….hmmm mudah2an dulu tidak disangka lagi maen kucing2an..

Untunglah setelah beberapa lama, saya kenal dengan stefan dan lissy…dan saya pun biasanya kesana dengan Stefan dan Lissy yang bermobil (aihhh cewek matreee dah..hehe) atau kdg2 kalau cuaca bagus, naik sepedah lah kesana…hwaaa jadi inget sepedah…teman2 makasih yah sudah menghiburkuuwww…skrg udah ga bete lagi kok…*wajah gembira lagi*..ini teh kepedulian kurang akan barang atau emang cuek yah..udah bisa bahagia lagi..hehehe

Mensa dalam bahasa jerman artinya Kantin.. Sebelum pergi ke sini biasanya saya, stefan dan lissy melihat dulu menu mensa Poppelsdorf yang bisa diklik di sini http://www.studentenwerk.uni-bonn.de/mensa.htm

Saya biasanya ke sana hari jumat karena hari jumat adalah hari dengan menu spesial khusus ikan atau ayam, katanya diharapkan dengan makan ikan atau ayam you ll get bless all day, sementara alasan saya tentunya ikan adalah makanan yang tanpa ragu2 saya memakannya. Selain itu ke Mensa juga cuma 1 minggu sekali, sisanya bekel…bangkrut bo tiap hari kesana mah…yah sekali2 deh makan dikantin mah…selain bosen masak wae…liat pemandangan lain..deh…(di sebelah mensa ada toko buku)..Atau lebih mantap lagi saya biasanya makan di menu vegetarisch karena lebih murah juga…hehehe…anggeur..atuhh

Kadang2 menunya aneh juga (bagi saya tentunya) misalnya ada lauk Fettakäse ini keju dikasi tepung panir…pokonya rasanya mah enak dan asin…nah anehnya campurannya saos strawberry? udah gt makannya sama salad dan kentang. Ketika saya diam2 lirik kiri kanan mulai meminggir2kan sausnya, kedua teman saya melihatnya dan bertanya curiga..hmmm ngga enak yah? ..eeee enak2 Cuma aneh aja dicampur gini (dengan suara rendah dan berharap tidak menyinggung perasaan..piss man…)  

Img_0033_1 Prosedur makan disini adalah Ambil baki, sendok, pisau, garpu, Pilih makanan (dilarang menyimpan kembali makanan yang sudah diambil ! dianggap tidak sopan lho!!! ada tulisannya segala, dianggap setidaknya keringat sedikit sudah menmpel di piring..kali yee…

Bayar di kasir pake uang cash atau kartu Mensa, setelah makan….eitttt piring baki dan sebagainya harus dibawa ke ban berjalan…ga boleh ditinggalkan di meja! Pertama datang kirain tuh disuruh bawa sambil dicuci juga *secara jiwa pembantu begitu kuat dalam diri*…busethhh dalam hati teh…bener2 penghematan tenaga kerja sampe disuruh nyuci juga…taunya cuma disimpan di ban berjalan ke arah dapur…nah disana udah siap yang mau nerima piring2 kotor…Nah disini juga ga ada wastafel…dan mereka ngga pernah cuci tangan dulu…aduhh ga pernah di ajar di SD yah…awal2 mah kagok..lama2 cuek…makanan jadi asin sedikit teu nanaonlah….hihihi joroc dehh

Hari Rabu ini saya bersama Stefan ke mensa….pake mobil Stefan tentunya (asikkk….) dan kita berjalan ke menu vegetarisch…disini saya mau share apa yang kita makan hari ini, kalo ngeshare masakan sendiri mah teu PD euy….hihihi

Img_0036_1 Ophi menu : Paprika schote, jadi parprika gede, isinya campuran sayur, tofu dengan rasa mirip daging, nasi (nasinya bear (bhs sunda) gt lah…siga nasi pembagian…pokonya rojolele menang jauh lah….hidup RI…), salad+saos dan air putih

***********************************************************

Img_0039 Paprika schote setelah dibunuh di belah, tampak isinya…dimakan dengan saos tomat…sedaphhh…sayang ga ada sambal ABC..!..hehehe

***********************************************************

Img_0035_3  Stefan menu : Sayur semangkok gede plus sosis, roti (makanan wajib sini) dan air


Kejutan

June 29th, 2005 by blumenophi

Vom_wohnung_1

***********************************************************************************************

Kampus 17:20

O : Stefan, saya pulang duluan yah…ga enak badan…(sebenarnya ama hati juga, tau deh ada apaan) lemes..banget

S : Iya, saya ngerti, cuaca emang ga enak banget, saya juga mau pulang sebentar lagi

Malam dan paginya memang Bonn baru hujan petir…(padahal sebelumnya panas mentrang)

Disaat yang sama via YM

O : Ria, gue cabs yah..mau pulang nih leuleus…

R : Ok deh enjoy your absence in Course

Hari ini memang saya putuskan untuk tidak kursus, soalnya badan kayanya lemah banget..kaki susah diajak jalan..bukan males lho…record saya tidak pernah bolos kursus nih…mudah2an teman2 kursus tidak merindukan saya..(yeeeee)

Kost2an 17:25

O : tetttt mencet bell

MB : Buka pintu..sambil menatap

O : Kenapa Mas?

MB : Kamu liat sepeda saya ngga ?

Siapapun kamu yang mengambil sepeda biru kami, diperkirakan pada saat hujan tadi pagi, yang terparkir di tempat parkir belakang gedung kost2an, yang terkunci dengan baik, yang dengan cerdik  jahatnya tahu bahwa ada parkir di belakang kost2an, dan dengan berani nekad masuk ke belakang..kami doakan mudah2an sepedanya bisa dimanfaatkan dengan sebaik2nya….dan kembali ke jalan yang benar!..*mencoba merelakan seperti MB bilang ke saya…tapi tak tertahan sudut mata basah juga*

Potong yuk potong

June 26th, 2005 by blumenophi

Img_0028_2Hidup di negeri orang dengan status tugas belajar, dibayarin lagi, bukan plesir..tentunya harus pandai2 mengatur keuangan…Selain pulung memulung yang sudah dilakukan (melatih lirikan mata), masak sendiri (meningkatkan keahlian memasak)..ternyata ada 1 hal lagi yang membuat saya menambah keahlian (bisa ditulis di CV nih)…yaitu potong rambut misua!

MB dulu di RI kerjanya di bank sebelah BIP (aduuuh jd kangen2 nunggu2 disitu sambil kelayapan *ANAK BE I PE tea*), jadi kalau rambut pinggir dah kena kuping, tiap dua bulan sekali! beliau dah misuh2 ke saya minta anter potong rambut, harus rapi, standar di kantor!..begitu katanya…

Disini? potong rambut minimal 15 euro..(180rb itu juga ga dikeramas dulu) kdg2 ada penawaran 10 euro (120 rb)..tapi teuteup mikirnya teh sayang..gt…da di Bandung 12 rebu (10%nya) juga bisa langsung kasep..di Memori tah..udah ama keramas..hehe..atau mau mahal dikit ke BSM 12 ribu tanpa keramas atau 22 ribu sama keramas…di BSM strong recommendation, MB dicukur saya jalan2…dan udahnya makan Yamie hotplate..slurppp..

Jadilah MB beli 1 set alat potong rambut terdiri dr razor listrik plus guntingnya, harganya 10 euro, invest buat dipake 4 taun..jauh banget drpd harus ke Saloon..Bayangkan (ayo semua ambil kalkulator..)tiap 2 bulan keluar 15 euro setaun 15×6 = 90 euro! mending ke Paris!!!Apalagi yang perempuan mintanya 20 euro alias 240 rebu..watawww…sakit ati ngitungnya juga..

Jadilah minggu ini, gelar koran, di kamar mandi, dengan gaya Rudi Hadisuwarno, (br sadar yang ahli potong rambut perempuan siapa ya?) Siaplah memotong rambut suami Pisau di tangan kanan garpu di tangan kiri……Gunting di tangan kanan, sisir di tangan kiri…kres kres kres…(ngga selancar itu sih…:D) soalnya MB nya protes wae!..dan teu bisa cicing alias ga bisa diem…

Mula2 Phi, disisir dulu terus ditarik ke atas set set gitu, atau sisirnya sampai bawah dulu baru diratain lalu yang lurus phi yang lurus, kemudian kok masih kerasa ga rata sebelah kirinya, … bahkan hati2 phi nyukur pake razornya…jangan sampai pitak…lama2 tiap memotong sedikit langsung berdiri…liat kaca…

Aduhh mas…kalo di Salon mah udah diusir kamuhhh…hihi di Salon mah doi lebih percaya yah…

Akhirnya setelah berjibaku selesailah proses potong memotong..dalam waktu 90 menit!..Waduh dah dipecat nih saya kalau kerja di Salon

Beginilah hasilnya…jeng jeng jeng…deg2an ngga???

****************************************************************************************

Img_0021

Keterangan : foto diambil tanpa sepengetahuan yang punya kepala..kalo ketauan ngambeuk…da…Diambil pas MB lagi serius liat web. Terlihat bagian belakangnya sangat lumayan rapi(PD weh,setuju?)

****************************************************************************************

Img_0022_2

Nah kalo ini dr pinggir (pura2 moto depan rmh.com), pinggirnya agak2 diskin pake mesin cukur..alahhh keliatan euy ada yang nolol rambutnya dikit..ga rata…huhuhu..maaapph *sambil tangan kanan narik laci ambil gunting lagi*                

Target Pribadi

June 24th, 2005 by blumenophi
  1. Baca novelnya Stefan : Harry Potter 1 (so yesterday..:)..and Artemis Fowl (thriller, serem..tapi coba baca deh)

  2. Blog :

-          Story of New Drug (Pharm)

-          Case and Analgesic (Pharm)

-          Mensa (Human)

  1. Beli meja kecil buat meja makan di Flohmarkt

Img_0014_2 Ngga jadi …pagi2 mau ke kampus…syettttt……. lirikan matakuu….(A Rafiq) depan rumah tetangga, hari pembuangan!!!, ada meja kecil bentuk daun segitiga! Tanpa pikir panjang, sepeda dilempar (tak lupa dikunci) angkuuut…balik lagi pulang…ini dia fotonya..bangga pisan, sampe MB geleng2… Alhamdulillah..rejeki mah dr mana aja yah..untung ga keduluan pemulung2 profesional!

  1. Pake masker yang udah dibeli dari dua minggu lalu ( Beruhigungs (menenangkan) Maske, Anti stress, entspannung (relax)and regeneration…) sambil nonton Jerman Brasil..belain jerman atuh..waduh Piala Dunia nanti ganti idola dr akang Owen ke Akang Ballack deh…UPDATE : JERMAN KALAH 2-3 DARI BRASIL…HUHUHUHU….gara2 saya maskeran????
  2. Beli sendal (ketinggalan di RI, butuh banget tyt pas sommer!)